09.Kala Itu

 




Putih abu-abu saksi bisu

Bentangan masa lalu yang pernah terjalin

Di antara ilmu, bangku dan lemari tua dan bangunan kokoh jaman Belanda

Teringatkah kau

Masa itu canda tawa dan air mata

Di antara tumpukan buku yang terselip di bangku berdebu

Saksi bisu betapa tegangnya derita otak

Yang bertumpu di antara lelah lapar kantuk

Lalu

Lembaran kapur, penghapus atau sapu

Menghentak di antara deraian tawa

Teringatkah kau

Ketika waktu terburu

Mata terlipat yang menyerang karena lakon India di irama dan menang

Seraut wajah tegas

Telah menghadang dengan tangan di pinggang

Menahan malu takut dan kantuk yang tak hilang

Berdiri tegak di sudut tembok

Sampai istirahat datang

Dengan tudingan telunjuk

Enyah kau di belakang sana, cuci muka

Kini 36 tahun berlalu

Canda tawa itu masih tetap menggema

Di antara lipatan kulit jeruk dan sematan pundak

Membawa buntut istri suami anak dan cucunda

Rasa itu masih menggelora

Persaudaraan, kasih sayang, persahabatan

Tetap terikat, tetap terjalin erat

Semoga tetap langgeng dunia akherat

SPG 86


Trims, semoga berkenan

Bdws280722

Komentar