Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2023

42. Lahiran

Gambar
  Dengan tertatih-tatih ke hempaskan pelan bokongku di tepi tempat tidur, merasakan perut yang sebentar-sebentar menegang kaku. Mungkin efek menjelang lahiran.  "Sakit ya Dek, nggak usah mendesis. Eleng, eleng. Bu bidan dalam perjalanan, tahan dulu yaa. " Mas Ravi mengelus perutku pelan, tapi malah membuatku tak nyaman, tapi kubiarkan agar menenangkannya. Omongannya kalau kujawab akan tambah lebay, pakai rayuan segala, nggak tahu suasana.  "Wes ta Dek, jangan meringis gitu, sakit gigiku, " tak lupa mengelus rahang, tanganku mau menabok tapi kutahan.  "Mas! Sakitt...." Pekikku tak tahan, bukannya tambah berkurang, perutku tambah melilit.  "Assalamu'alaikum! Assalamu'alaikum! " Gedoran pintu terdengar bertubi, ya ampun, mules merambah perutku. Bergegas Mas Ravi bukakan pintu, seperti suara ibu.  "Ya ampun Mimi, sakit ya Nak? Aduh cucu Ibu mau lahir. Aduh, aduh," ya ampun ibu, kenapa nggak diam. "Ini minum," membuka botol...

41. Sepotong Hati

Gambar
  Hatiku mengkerut Melihatmu berlutut Pada rembulan berwajah imut Di malam larut Hatiku berasa masam Menatap wajah rembulan Yang mampu menaklukkan malam Dengan senyum dan alunan Bukan bukan aku cemburu Pada tarian yang melenggang Di antara hiruk-pikuk rindu Yang saling berbungkus pedang Hanya saja Luruh hati tak bisa kusangga Dengan galah yang menjulang pongah Menanti rindu tak kunjung datang